
Hai Moms! Selamat, hari bahagia Moms semakin dekat. Tinggal sekitar 6 mingguan lagi dari perkiraan tanggal melahirkan si Kecil. Tubuhnya juga semakin siap lahir, dengan bobot sekitar 2 kg dan panjang 45 cm. Menjelang kelahirannya, perkembangan berat bayi bisa mencapai 200-300 gram setiap minggu. Kulit bayi semakin tebal dengan jaringan lemak yang melindunginya dari perubahan suhu. Bayi juga terus menerima antibodi dari tubuh ibunya sebagai bekal persiapan diri untuk keluar dari ketuban yang aman.
Perkembangan Janin 34 Minggu
Menjelang hari persalinan, berikut perkembangan janin yang menarik untuk diketahui:
- Ukuran dan Berat Janin
Panjang badan janin 34 minggu sudah mencapai 44-45 cm dari kepala hingga tumit dengan berat di kisaran 2,3-2,5 kg. Jika Moms bayangkan dan buat perbandingan, janin sudah sebesar buah melon. Tak hanya itu, perkembangan sistem imun janin juga sedang berkembang agar fungsinya semakin optimal sebelum kelahiran.
- Perkembangan Organ dan Fungsi Tubuh Janin
Hampir semua organ dan fungsi tubuh janin sudah berkembang semakin sempurna di minggu ini, termasuk fungsi sistem saraf dan otak. Struktur organ paru-paru janin juga kian lengkap dengan produksi surfaktan yang semakin memadai. Surfaktan sangat penting untuk membantu bayi bernapas segera saat lahir.
- Aktivitas Janin dalam Kandungan
Gerakan dan tendangan janin 34 minggu mungkin terasa semakin kuat dan sedikit membuat Moms tidak nyaman. Namun yang terpenting, janin masih bergerak teratur tanda ia aktif di dalam kandungan. Pada minggu ke-34 kehamilan, janin biasanya sudah berada dalam posisi meringkuk dengan kaki menekuk ke arah dada. Ini terjadi karena tubuhnya semakin besar dan panjang, sehingga ruang di dalam rahim menjadi lebih sempit. Posisi kepala janin umumnya sudah mulai memutar ke di bawah dekat dengan jalan lahir sebagai persiapan lahir.
Perubahan yang Dialami Moms di Minggu ke-34 Kehamilan
Moms mungkin merasa perubahan, baik fisik maupun emosional, di usia kehamilan 34 minggu ini.
- Perubahan Fisik yang Umum Terjadi
Mengingat ukuran tubuh janin yang semakin membesar, Moms mungkin merasa gejala tambahan saat ini. Beberapa perubahan fisik yang bisa terjadi di minggu ini, yakni:
- Perut semakin membesar dan menimbulkan tekanan di area panggul
- Sakit punggung yang kerap membuat susah tidur
- Kelelahan
- Nyeri payudara
- Sering buang air kecil
- Pembengkakan di wajah atau di kaki
- Gangguan pencernaan
- Muncul kontraksi palsu (Braxton Hicks)
- Produksi kolostrum dari payudara
- Perubahan Emosional dan Mental
Sementara beberapa perubahan emosional dan mental yang bisa terjadi di minggu ini meliputi:
- Kecemasan menjelang persalinan
- Perubahan suasana hati (mood swings)
- Mudah lelah dan emosional
Melihat emosi ibu hamil yang kerap naik turun, adanya dukungan dari pasangan dan keluarga tentu sangat dibutuhkan di masa-masa ini.
Hal-Hal yang Perlu Disiapkan Jelang Melahirkan
Persiapan menuju kelahiran tidak hanya sebatas perlengkapan bayi, tapi Moms juga perlu fokus pada diri sendiri. Sudahkah Moms mempersiapkan hal-hal berikut ini dengan baik?
- Pemeriksaan Medis Rekomendasi Dokter
Sepanjang trisemester ketiga, ibu hamil biasanya diminta lebih rutin kontrol ke dokter kandungan untuk memantau kondisi janin 34 minggu lewat USG dan mempersiapkan segala hal mendekati hari perkiraan lahir. Setiap kali pemeriksaan, dokter akan mengecek berbagai hal seperti berat badan dan tekanan darah. Tekanan darah tinggi bisa menjadi tanda preeklampsia, jadi perlu diawasi secara rutin. Selain itu, dokter atau tenaga kesehatan juga akan menanyakan apakah ada gejala tertentu yang dirasakan oleh Moms selama kehamilan.
- Lanjutkan Konsumsi Zat Besi
Jelang melahirkan, tubuh Moms perlu mempersiapkan cadangan zat besi yang lebih banyak untuk meningkatkan produksi sel darah merah. Untuk itu, ibu hamil trimester 3 butuh sekitar 450 mg zat besi per hari. Kadar zat besi yang cukup akan membantu mengangkut lebih banyak oksigen untuk Moms dan janin, juga untuk menjaga cadangan sel darah merah yang mungkin hilang dalam proses persalinan.
- Teruskan Konsumsi DHA
DHA adalah salah satu nutrisi yang sangat dibutuhkan untuk mengoptimalkan perkembangan otak, bahkan sejak janin masih berada di dalam kandungan. Khususnya di trimester 3, DHA penting tak hanya untuk perkembangan janin tapi juga menurunkan risiko terjadinya komplikasi kehamilan. Itu sebabnya, ibu hamil perlu memenuhi kebutuhan DHA saat hamil baik dari suplemen maupun sumber makanan harian, seperti ikan dan telur.
- Jaga Asupan Kalsium
Kalsium umumnya berperan dalam mendukung fungsi tulang, melancarkan peredaran darah, mengoptimalkan gerak otot, serta membantu kerja saraf menghantarkan sinyal dari otak ke seluruh tubuh.
Terlebih pada ibu hamil, selain mendukung kesehatan Moms, kalsium juga penting untuk pertumbuhan tulang janin.
- Siapkan Mental dan Fisik
Pada trimester 3 kehamilan, Moms mungkin mengalami stres karena cemas menunggu hari persalinan tiba. Perubahan hormon di dalam tubuh juga berpengaruh pada suasana hati Moms. Di saat seperti ini, dukungan dari orang-orang terdekat seperti pasangan dan keluarga sangat dibutuhkan oleh ibu hamil. Moms juga bisa meredakan stres dengan meluangkan waktu untuk bersantai. Lakukan juga olahraga ringan dan prenatal yoga menjelang persalinan agar tubuh lebih nyaman, tenang, dan tentunya semakin siap menghadapi persalinan. Sebaliknya, hindari kegiatan berat yang dapat berisiko pada kehamilan, misalnnya angkat beban, menyelam, olahraga aerobik, dan lainnya.
- Kenali Kontraksi Palsu dan Kontraksi Asli
Moms mungkin mengalami kontraksi palsu selama trimester 3 kehamilan ini. Namun, sesuai namanya, kontraksi palsu bukanlah tanda persalinan akan tiba.
Berikut tanda kontraksi palsu:
- Kontraksi tidak teratur dan tidak punya pola.
- Kontraksi dapat hilang saat berubah posisi, berjalan, atau bergerak.
- Kontraksi lama-lama melemah.
- Kontraksi menimbulkan rasa tidak nyaman di bagian perut, tapi tidak terasa sakit.
- Kontraksi tidak disertai gejala lain.
Sementara tanda kontraksi asli yakni:
- Kontraksi muncul secara teratur dan berlangsung selama 30-70 detik setiap kali muncul.
- Kontraksi tetap terasa meski bergerak dan berubah posisi.
- Kontraksi makin lama makin kuat dan stabil.
- Kontraksi menimbulkan rasa sakit dan tidak nyaman di punggung bawah dan bergerak ke bagian depan perut, atau mungkin dimulai di perut dan bergerak ke punggung.
- Kontraksi bisa disertai gejala lain, seperti pecah ketuban.
- Persiapan Mental dan Fisik untuk Persalinan
Mulai persiapkan diri, baik secara fisik dan mental, untuk menyambut persalinan dengan rutin belajar teknik pernapasan, senam hamil, hingga prenatal yoga. Moms juga dapat mencari edukasi terkait proses persalinan dan mengelola rasa sakit agar lebih siap nantinya. Dengan mempersiapkan fisik dan mental sebaik-baiknya, proses melahirkan diharapkan bisa lebih tenang dan nyaman.
- Menyiapkan Tas Persalinan (Hospital Bag)
Usia kehamilan 34 minggu menjadi waktu yang pas untuk mempersiapkan tas persalinan atau hospital bag. Buat daftar barang bawaan untuk Moms, bayi, dan pasangan yang menunggu selama persalinan. Setelah semua dicatat dengan lengkap, susun semua barang di dalam tas berdasarkan prioritas atau seberapa sering akan digunakan. Lalu, taruh tas persalinan di tempat yang mudah dijangkau agar ketika waktunya berangkat ke rumah sakit Dads dan Moms tidak panik mencari-cari tas tersebut.
Kapan Harus Segera ke Rumah Sakit?
Jangan tunda dan segera pergi ke rumah sakit bila Moms mengalami kondisi berikut ini:
- Muncul kontraksi secara teratur.
- Pecah ketuban.
- Perdarahan dari vagina.
- Penurunan gerakan janin 34 minggu.
Klinik Utama Darra Medika mengundang seluruh ibu hamil untuk merasakan pengalaman periksa kandungan yang nyaman dan akurat. Kami berkomitmen memberikan pelayanan prima dengan memadukan keahlian tenaga medis profesional dan kecanggihan teknologi USG GE Voluson P18. Jangan tunda kesehatan buah hati Moms, segera kunjungi lokasi kami di Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 40, Kota Bandung, atau lakukan reservasi sekarang melalui nomor 0811-1122-423 untuk konsultasi tumbuh kembang anak yang profesional dan terpercaya.
Narasumber:
dr. Yudo Siswo Utomo, SpOG.
Dokter Spesialis Obgyn
Klinik Utama Darra Medika
Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 40, Kota Bandung




