
Hai Moms! Minggu ini bayi Moms sudah belajar mengecap rasa. Indera perasanya memang telah berkembang dengan baik. Tak heran, si Kecil tampaknya suka pada rasa manis yang ada dalam air ketuban. Ukuran si Kecil saat ini sekitar 15 cm. Indera pendengarannya juga telah berkembang dan mulai menangkap irama musik atau suara keras dari luar perut Moms. Ayo, biasakan ajak si kecil bicara sambil mengelus perut Ibu dengan lembut. Rasakan kehadirannya di dalam tubuh Moms.
Perkembangan Janin di Usia 19 Minggu
Bagaimana perkembangan janin di usia 19 minggu? Moms perlu mengetahui perkembangan yang akan membuat Moms bahagia berikut:
- Ukuran dan Berat Janin
Ukuran janin 19 minggu sudah sebesar buah mangga dengan panjang antara 13,4 – 15,2 cm dari ubun-ubun hingga bokong dengan berat sekitar 200 gram. Kulit bayi mulai ditutupi vernix, zat lengket berwarna putih yang membentuk lapisan pelindung pada kulit bayi untuk melindunginya dari infeksi dan cairan ketuban yang mengelilinginya hingga ia lahir. Rambut juga mulai tumbuh di kulit kepala bayi.
- Fungsi Panca Indra Berkembang
Bayi sedang mengembangkan kelima inderanya. Sel-sel saraf untuk indera perasa, pendengaran, penglihatan, dan penciuman mulai berkembang di otaknya. Pada usia 19 minggu, janin sudah bisa mengisap dan kini mulai belajar menelan. Ini menandakan bagian otak yang bertanggung jawab atas indra juga semakin terspesialisasi.
- Sistem Pencernaan Mulai Bekerja
Ginjal mulai memproduksi urine. Di dalam rahim, janin juga mulai bisa mencicipi beberapa makanan yang Moms makan berupa molekul yang masuk ke cairan ketuban. Ia bisa mendapatkan vitamin, mineral, lemak, dan protein, serta rasa makanan tertentu.
- Jantung Mulai Berdetak Konstan
Jantung janin 19 minggu berdetak sebanyak 140–145 denyut per menit dan tetap konstan selama sisa kehamilan.
- Paru-Paru Belum Sempurna
Bayi tidak bernapas menggunakan paru-paru di dalam rahim. Pasalnya, paru-paru masih terus berkembang di minggu ini dan baru akan lengkap di trimester ketiga. Di dalam rahim, bayi bernapas dengan bantuan tali pusar yang menyediakan oksigen dari darah sampai mereka terlahir dan melakukan napas pertamanya.
- Kelamin Sudah Bisa Diketahui
Janin 19 minggu yang berjenis kelamin laki-laki memiliki tonjolan genital pada sudut lebih dari 30 derajat. Tonjolan itulah yang bisa dikenali sebagai penis dan akan tumbuh di periode beberapa minggu berikutnya. Janin berjenis kelamin perempuan memiliki rahim (uterus) bayi yang sudah berada tepat di posisinya. Cirinya ada tonjolan genital horizontal yang sejajar dengan tulang belakang, cikal bakal vagina dan tuba falopi yang tengah berkembang. Cara tepat untuk mengetahui jenis kelamin bayi adalah lewat USG di usia kehamilan 18 hingga 20 minggu.
- Janin Sibuk Bergerak
Janin 19 minggu sudah mulai sangat sibuk bergerak, Moms. Lengan dan kaki sudah hampir mencapai proporsi yang tepat, sementara tulang-tulang rawan di bagian ekstremitas terus mengeras. Janin juga sudah mampu mengendalikan anggota tubuhnya dengan lebih baik karena neuron antara otot dan otak kini terhubung. Gerakan lembut ini umumnya terlihat pada malam hari dan dikenal dengan istilah quickening. Quickening mungkin bisa disadari ketika ada gerakan seperti kepakan sayap kupu-kupu di dalam perut, bisa juga seperti biji jagung yang meletus. Selanjutnya, gerakan itu akan berubah seperti tendangan, tusukan, atau jungkir balik.
Tips Menjaga Kehamilan Usia 19 Minggu
Berikut adalah beberapa tips menjaga kandungan dan kesehatan janin 19 minggu agar kehamilan tetap berjalan lancar sampai hari H-persalinan:
- Jaga Pola Makan Sehat
Makan dengan baik selama kehamilan adalah kunci kesehatan Moms dan bayi. Sertakan pola makanan yang sehat dan kaya nutrisi dalam menu makan Moms. Mulailah mengonsumsi superfood, seperti telur, salmon, sayuran hijau, kacang-kacangan, yogurt, dan oatmeal. Sebisa mungkin hindari konsumsi makanan setengah matang, makanan olahan (ultra processed food), ikan dengan kadar merkuri tinggi, buah atau sayuran yang tidak dicuci bersih, juga minuman tinggi kafein seperti kopi dan teh.
- Minum Susu Hamil
Ibu hamil membutuhkan lebih banyak air karena rentan kehilangan lebih banyak air sepanjang hari.
- Konsumsi Zat Besi
Moms memerlukan zat besi ekstra khususnya pada trimester kedua ini untuk menjaga pertumbuhan bayi dan plasenta. Moms butuh asupan 27 miligram zat besi per hari selama trimester 2. Zat besi tambahan dapat membuat lebih banyak hemoglobin pada tubuh.
Pasalnya, jumlah darah dalam tubuh ibu hamil meningkat hingga memiliki hampir 50 persen dari biasanya.
- Konsumsi Asam Folat
Selama masa kehamilan, Moms memerlukan 600 mikrogram asam folat untuk membantu mencegah cacat tabung saraf (NTD) pada bayi. Tulang belakang dan otak bayi berkembang dari tabung saraf tersebut.
Moms bisa mendapatkannya dari makanan yang mengandung folat seperti bayam, kangkung, dan hati sapi, maupun suplemen asam folat.
- Istirahat dan Tidur yang Berkualitas
Para ahli menyarankan untuk tidur miring dengan lutut ditekuk pada tahap kehamilan ini. Moms tidak dianjurkan untuk berbaring telentang, karena dapat menekan pembuluh darah utama yang mengalirkan darah ke rahim. Kondisi ini dapat mengurangi jumlah darah yang mengalir ke jantung, yang menyebabkan Moms bisa merasa pusing.
Ada banyak hal yang bisa Moms lakukan agar tidur malam lebih nyenyak, mulai dari mengatur pola makan dan minum hingga menerapkan kebiasaan tidur yang sehat dan menggunakan bantal yang tepat. Pilihlah bantal kehamilan bentuk huruf U atau C. Jika Moms tidur dalam posisi telentang, Moms bisa merasakan pusing dan bahkan mungkin mengurangi aliran darah ke janin, Moms.
- Lakukan Olahraga Ringan
Ibu hamil 19 minggu disarankan tetap rutin melakukan olahraga ringan seperti berjalan kaki, berenang, aerobik, yoga, peregangan, hingga latihan beban ringan untuk 20-30 menit setiap hari. Olahraga dapat membantu menjaga kelancaran peredaran darah dan menguatkan otot-otot yang diperlukan untuk proses persalinan. Selain itu, Moms mungkin akan mengalami kaki bengkak karena menopang tubuh dan banyak cairan. Gunakan bantal untuk mengangkat kaki sambil rebahan dan bersantai di atas ketinggian jantung.
- Hindari Paparan Zat Berbahaya
Sebisa mungkin selalu jauhkan diri dari paparan zat berbahaya seperti rokok, asap polusi, timbal, obat pengusir nyamuk, bisfenol A (BPA), naftalena dari kamper, dan banyak lagi untuk menjaga kesehatan janin 19 minggu. kontak panjang karena beberapa zat berbahaya tersebut dapat dikaitkan dengan keguguran, kelahiran dini, berat badan lahir rendah, masalah anak dalam berpikir, hingga cacat lahir. Hindari pula rokok dan alkohol. Jangan lupa rutin mencuci tangan secara teratur dan jaga ventilasi rumah tetap bekerja dengan baik, Moms.
- Siapkan Mental untuk Persalinan
Banyak ibu hamil yang mengalami perubahan suasana hati selama kehamilan akibat perubahan hormon. Jadi, wajar jika Moms kadang juga merasa stres, lelah, cemas, atau justru senang dan bersemangat. Penting untuk mencurahkan perasaan dengan pasangan dan keluarga atau ngobrol dengan teman terdekat. Jangan lupa jaga kondisi psikis dengan tidur cukup, makan sehat, dan rutin berolahraga yang menenangkan seperti yoga prenatal.
Kapan Harus Menghubungi Dokter?
Moms perlu mewaspadai gejala kelebihan estrogen yang menyebabkan perubahan kulit. Mungkin akan timbul bercak-bercak di kulit yang menghitam di bibir atas, pipi, dan dahi. Moms juga bisa mengalami mimisan. Ini terjadi karena peningkatan volume darah selama kehamilan, pembuluh darah di hidung melebar sehingga pecah dan lebih sering berdarah. Gejala lainnya adalah nyeri di area ligamen yang dimulai dari pangkal paha dan bergerak hingga ke puncak pinggul.
Jika ini terjadi beristirahatlah, Moms, agar tidak bertambah parah. Rasa nyeri ini biasanya berlangsung singkat. Segera hubungi dan konsultasikan dengan dokter atau bidan bila gejala yang Moms rasakan tak kunjung reda setelah diatasi dengan tips-tips di atas. Klinik Utama Darra Medika mengundang seluruh ibu hamil untuk merasakan pengalaman periksa kandungan yang nyaman dan akurat. Kami berkomitmen memberikan pelayanan prima dengan memadukan keahlian tenaga medis profesional dan kecanggihan teknologi USG GE Voluson P18. Jangan tunda kesehatan buah hati Moms, segera kunjungi lokasi kami di Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 40, Kota Bandung, atau lakukan reservasi sekarang melalui nomor 0811-1122-423 untuk konsultasi tumbuh kembang anak yang profesional dan terpercaya.
Narasumber:
dr. Yudo Siswo Utomo, SpOG.
Dokter Spesialis Obgyn
Klinik Utama Darra Medika
Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 40, Kota Bandung




