
Hai Moms! Wah, ginjal si Kecil telah berfungsi dengan baik saat ini. Bayi mungil berukuran panjang sekitar 13cm dan berat 140 gram ini, ternyata mulai buang air kecil secara teratur setiap hari. Tak perlu khawatir ia akan menelan air seninya. Tubuh Moms secara alami telah menyaringnya melalui plasenta. Satu lagi kepintaran barunya di minggu ini, Ia sudah mulai dapat mendengar suara keras yang berasal dari dunia luar. Nah, ini saat tepat bagi Moms untuk mulai mendengarkan lagu-lagu buat si Kecil.
Perkembangan Janin di Usia 17 Minggu
Apa saja perkembangan janin di usia 17 minggu yang perlu Moms ketahui? Simak ragam perkembangan berikut:
- Ukuran, Berat, dan Proporsi Tubuh
Janin 17 minggu sudah hampir sebesar lobak, buah pir, atau buah delima dengan panjang mencapai 12-13 cm dari kepala hingga bokong dan berat sekitar 140-150 gram. Pertumbuhan janin pun lebih proporsional antara kepala dan tubuhnya dibandingkan minggu-minggu sebelumnya.
- Sidik Jari Mulai Terbentuk
Wajahnya mulai tampak lebih manusiawi dan mulutnya dapat terbuka dan tertutup. Matanya pun telah bergeser ke depan dari sisi kepalanya, bahkan sudah mulai bisa bergerak. Pola sidik jari mulai terbentuk secara detail pada jari tangan dan kaki janin. Pola pusaran dan lipatan sidik jari ini memberikan ciri khas yang unik bagi setiap janin.
- Jantung Berdetak Teratur dan Lebih Kuat
Jantung janin berdetak antara 140-150 detak per menit karena sudah diatur otak dan tak ada lagi detak acak. Ini memungkinkan deteksi melalui pemeriksaan USG dengan teknologi Doppler.
- Ginjal Sudah Berfungsi
Meskipun sudah lengkap, organ-organnya masih terus berkembang sehingga siap berfungsi saat lahir. Namun, paru-parunya masih harus bekerja keras sebelum siap menerima udara. Ginjal berfungsi, dan janin akan membuang air kecil setiap 50 menit sekali atau lebih. Janin juga akan menelan sebagian air seni (yang steril) dalam cairan ketuban dan ini proses yang normal.
- Sudah Bisa Mendengar Suara
Indra pendengaran janin 17 minggu semakin berkembang pesat. Telinganya hampir terbentuk sepenuhnya dan ia mulai dapat mendengar suara Moms yang membantu pembentukan memori sensorik.
- Gerakan dan Aktivitas Janin
Janin 17 minggu mulai menunjukkan gerakan aktif, seperti berguling dan membalikkan badan. Mungkin juga gerakan-gerakan menyentak kecil yang terjadi akibat janin cegukan. Gerakan bayi merupakan indikator penting perkembangan janin yang sehat. Gerakan menunjukkan bahwa otot dan sistem saraf bayi berfungsi dengan baik. Jika ini adalah kehamilan pertama, tendangan pertama janin mungkin belum terasa di minggu ini. Namun, gerakan kecil ini bisa Moms rasakan jika ini kehamilan yang kedua.
- Refleks Mulai Muncul
Perkembangan sistem saraf janin 17 minggu berkembang pesat. Ini membuat mereka lebih peka terhadap suara, cahaya, dan gerakan dari dunia luar. Refleks dasar janin mulai muncul. Mereka bahkan dapat mulai merespons tepukan, usapan, dan tawa keras. Sel-sel saraf bayi, atau reseptor sentuhan, juga terus bertumbuh dan terkoneksi di seluruh tubuh janin dan akan terus tumbuh hingga sekitar minggu ke-20.
- Tulang Rawan Mengeras
Kerangka janin mengeras, dari tulang rawan yang kenyal menjadi tulang padat. Ini menciptakan kerangka yang kokoh untuk mendukung pertumbuhan dan aktivitas.
Tips Menjaga Kehamilan Usia 17 Minggu
Jika usia kehamilan Moms sudah 17 minggu, berarti sudah memasuki bulan ke-4 kehamilan. Berikut adalah beberapa tips menjaga kehamilan di usia kandungan tersebut:
- Olahraga Ringan
American College of Obstetricians and Gynecologists merekomendasikan agar ibu hamil berolahraga 20-30 menit setiap hari dengan intensitas sedang. Beberapa olahraga yang aman untuk dilakukan di trimester 2 adalah berjalan kaki, berenang, aerobik, yoga, peregangan, hingga latihan beban yang ringan. Olahraga dapat mempersiapkan otot untuk menangani tuntutan fisik kehamilan serta mempersiapkan proses persalinan tanpa menyebabkan stres fisik.
- Jaga Pola Makan Sehat
Trimester kedua adalah momen di mana mual di pagi hari mereda. Namun, Moms harus menyadari bahwa nafsu makan pun akan meningkat. Jadi jangan heran jika Moms tiba-tiba merasa cukup lapar. Konsumsi nutrisi penting seperti protein dan lemak sehat, serta lebih banyak vitamin dan mineral, seperti asam folat, zat besi, dan kalsium untuk perkembangan janin. Hindari makanan seperti daging setengah matang, daging olahan, telur setengah matang, ikan dengan kadar merkuri tinggi, buah atau sayuran yang tidak dicuci bersih, termasuk minuman tinggi kafein.
- Perbanyak Asupan Zat Besi
Zat besi bermanfaat untuk membantu menjaga sistem kekebalan tubuh yang sehat. Selama masa kehamilan, terutama ketika usia janin 17 minggu, Moms memerlukan lebih banyak mineral penting ini. Ibu hamil membutuhkan 27 miligram zat besi per hari. Zat besi ekstra ini penting untuk pertumbuhan bayi dan plasenta, terutama pada trimester kedua dan ketiga. Karena, jumlah darah dalam tubuh ibu hamil meningkat hingga memiliki hampir 50 persen dari biasanya. Zat besi tambahan akan membuat lebih banyak hemoglobin.
- Tingkatkan Konsumsi Asam Folat
Moms memerlukan 600 mikrogram asam folat selama masa kehamilan. Asam folat adalah bentuk vitamin B9, yang juga dikenal sebagai folat. Moms bisa mendapatkan asupan folat yang cukup dari makanan. Untuk benar-benar mencukupinya, Moms juga perlu mengonsumsi suplemen asam folat, tentunya atas rekomendasi dokter. Tulang belakang dan otak bayi berkembang dari tabung saraf. Karena itu, penting bagi Moms untuk mendapatkan cukup asam folat untuk membantu mencegah cacat tabung saraf (NTD) di masa kehamilan.
- Banyak Minum Air Putih
Perubahan fisiologis selama kehamilan membuat tubuh membutuhkan lebih banyak air. Ibu hamil membutuhkan lebih banyak air karena biasanya kehilangan banyak air sepanjang hari. Faktor-faktor yang memicu risiko dehidrasi selama kehamilan, antara lain volume darah meningkat, perubahan sistem urin, dan sistem pernapasan. Faktor lainnya juga karena peningkatan metabolisme, kebutuhan nutrisi, hingga mual dan muntah (morning sickness) yang menyebabkan tubuh kehilangan cairan.
- Lanjutkan Minum Susu Hamil
Selain memenuhi kebutuhan asam folat dari makanan maupun suplemen, Moms juga bisa melengkapi gizi harian dengan minum susu hamil yang difortifikasi nutrisi penting.
- Hindari Polusi dan Paparan Zat Berbahaya
Paparan zat berbahaya adalah salah satu pantangan di trisemester kedua kehamilan. Zat tersebut bisa berada di mana saja, di udara, air, tanah, makanan, hingga produk yang kita gunakan dan membahayakan kesehatan. Beberapa zat berbahaya dapat dikaitkan dengan keguguran, kelahiran dini, berat badan lahir rendah, masalah anak dalam berpikir, hingga cacat lahir. Hindari memasak atau menyajikan makanan dengan perangkat yang terbuat dari timah dan kuningan. Hindari produk kecantikan yang mengandung ftalat, paraben, oksibenzon, dan triklosan. Hindari pula rokok dan alkohol.
- Siapkan Mental untuk Persalinan
Banyak ibu hamil yang merasakan emosinya naik-turun selama kehamilan. Perubahan suasana hati ini adalah hal yang umum akibat perubahan hormon ketika memasuki trimester kedua. Moms bisa membagikan perasaan dengan pasangan atau bicara dengan teman-teman. Jaga kesehatan dengan tidur yang cukup, makan dengan baik, dan berolahraga. Moms mungkin merasa terbantu dengan membuat jurnal, berlatih meditasi, yoga prenatal, atau menggunakan afirmasi untuk kehamilan.
- Tidur Cukup
Ibu hamil rentan mengalami kelelahan, karena itu adalah cara tubuh memberi tahu ibu hamil untuk menurunkan aktivitas yang berat. Maka dari itu, istirahatlah jika tidak bisa tidur siang. Posisi tidur terbaik selama masa kehamilan adalah miring, karena posisi ini memberikan sirkulasi terbaik untuk tubuh Moms dan bayi. Posisi miring ini juga perlu dilakukan meskipun Moms terbiasa tidur terlentang atau tengkurap.
Selain itu, cobalah letakkan bantal di bawah perut, di antara kedua kaki, dan/atau di belakang punggung agar lebih nyaman saat beristirahat.
Kapan Harus Menghubungi Dokter?
Saat usia kehamilan 17 minggu, Moms mungkin dapat mengalami keputihan lebih banyak. Jika keputihan berubah warna, berbau tidak sedap, atau berbau lebih kuat atau lebih ‘amis’ dari biasanya, temui dokter. Moms dianjurkan berkonsultasi dengan dokter untuk menambah berat badan sekitar 11,5-16 kg demi pertumbuhan janin 17 minggu yang sehat selama kehamilan.
Gejala selama trimester kedua lainnya adalah pusing yang disebabkan perubahan detak jantung lebih cepat, perubahan penglihatan, kulit gatal, stretch mark, hingga sembelit. Moms bisa mengonsultasikan hal ini pada dokter. Klinik Utama Darra Medika mengundang seluruh ibu hamil untuk merasakan pengalaman periksa kandungan yang nyaman dan akurat. Kami berkomitmen memberikan pelayanan prima dengan memadukan keahlian tenaga medis profesional dan kecanggihan teknologi USG GE Voluson P18. Jangan tunda kesehatan buah hati Moms, segera kunjungi lokasi kami di Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 40, Kota Bandung, atau lakukan reservasi sekarang melalui nomor 0811-1122-423 untuk konsultasi tumbuh kembang anak yang profesional dan terpercaya.
Narasumber:
dr. Yudo Siswo Utomo, SpOG.
Dokter Spesialis Obgyn
Klinik Utama Darra Medika
Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 40, Kota Bandung




